EUREKA : Sepasang Mata Beha anti Teroris..

Suatu kali daku dan hani switi pegi ke mall, tujuannya cari makan sekalian menemani doi ke toko keperluan pribadi dan khusus 🙂
Searah kesana, daku tiba tiba tertarik melihat jam tangan yang dipejeng di sebuah kios dan nyangkut disana, hani switi duluan berangkat ke Toko Khusus itu.
Daku menyusul kemudian setelah berpuas diri melihat dan mencoba jam tangan aspal alias aseli palsu yang biking daku penasaran…

Sesampai di toko itu istri daku nggak keliatan, so daku cueks aja masuk kedalam.

As I walk in, tiba tiba semua mata di toko itu melihat daku penuh curiga, seolah daku ini seorang perusuh nomor wahid…

Ada beberapa emaks duduk di pojok menunggu giliran nge fit belanjaannya melotot.

Tunggu punya tunggu kok bini daku nggak muncul, lalu daku menelpon doi, beneran, doi ada di fitting room.

So daku melemaskan kaki duduk diatas rak yang keliatannya cukup kuat sambil menengok ke kiri kanan dan ke atas…

Sungguh, rasanya aneh juga ya, daku lelaki satu satunya di toko itu, duduk dibawah gantungan celana dalam dan bra yang warna warni aneka rupa…he..he..he..
Rasanya inilah satu satunya tempat dimana lelaki sang penguasa dunia alam semesta ini mendapat perlakuan diskriminasi dan merasa terasing.

Daku jadi teringat….

Seorang sedulur jauh, si Frans dan ketiga temansnya bertekad bekerja sama berbisnis setelah masing masing gagal dan cape berjuang sendirian…

Hingga larut malam mereka berdiskusi kira kira jual apa yang paling nggak bisa basi or rusak dan selalu menguntungkan ?

Tentu saja sandang dan pangan, tapi modalnya gede dan njelimet..

Mau jadi kontraktor ? jelas nggak mungkin karena nggak ada pengalaman…

Mau jual beras dan sayur mayur ? well, mereka nggak mau berkotor kotor ria.

Selagi merenung,tiba tiba saja seorang temannya berteriak…

“Eureka !!”..

“Ai menemukan ide yang cemerlang..” sambungnya.

“Apa temans ???” ketiga temannya berbinar binar mukanya.

“Kita jualan kapal selam* dan roti terbang** aja”  ( celana kolor* dan kutang beha**..ha.ha.ha. )
?????

“Coba dikau pikir, siapa perempuan di republik ini yang tinggal dikota nggak pake ini saban hari ?”

Wah, ide cemerlang memang..he..he..he..

Saat daku diberitahu daku takjub dengan ide ini dan tambah tercengang cengang bukan kepalang saat mengetahui bahwa para pemegang perusahaan raksasa itu yang akan turun tangan sendiri menjaga toko itu sendiri….ha..ha..ha..

Yang bener aja Man….

Satu satunya toko yang dikau nggak akan menemukan lelaki aseli yang menjadi pramusaji maupun kasir atau Whatsoever adalah toko pakaian dalam wanita.

Emangnya apa yang mau dilakukan jika ada yang datang membeli..

“Coba deh model ini Bu, bagus, istri ai juga pake….” lalu

“Ibu punya ukuran berapa ya, coba saya tengok sebentar ?!”

Hua..ha..ha..dikau bisa bayangkan itu, itu sungguh horor bukan ???

Tapi itu sampe Yesterday aja my prens…

Hari ini terbukalah mata daku ini telah salah menilai ide briliant mereka …

Ternyata selain push up Bra yang digunakan untuk menipu mata kaum lelaki…eh, maksud daku untuk “memperbaiki penampilan” dan juga sebagai alat Anti Gravitasi..he..he.he..

Bra telah menjelma menjadi alat yang sangat penting dan strategis yang dapat menentukan sejarah peradaban manusia …

Adalah seorang dukun wanita Dr. Elena Bodnar memenangkan Ig Nobel Prize untuk penemuan Beha yang dapat diubah into a pair of gas masks alias Masker Gas.

Nggak main main, masker yang siap setiap saat ini dapat mencegah terhirupnya zat radioatif Iodine-131 seperti peristiwa bocornya reaktor nuklir Chernobyl atau serangan teroris 11 September atau Badai debu di Sidney…

Berhubung Jakarta telah menjadi salah satu kota terpolusi di dunia ini, maka dikau bisa bayangkan betapa banyak beha masker ini bisa laku keras dan Frans dkk akan menjadi konglomerat baru di Indo berkat beha…ha.ha.ha…

Yang paling penting lagi, pesan Elena..

“You have to be prepared all the time, at any place, at any moment, and practically every woman wears a bra,’ she said, noting that a bra cup, no matter what size, is the perfect shape to fit over the human mouth and nose.”

Mengagumkan bukan…he..he.he..

Sepasang mata beha itu dapat dipisahkan menjadi 2 buah masker, 1 untuk dirinya sendirinya dan 1 lagi untuk orang lain..

Dr. Elena Bodnar, winner of the Ig Nobel Public Health Prize, displays a bra she designed that converts into a pair of gas masks,: Inventors of bra that turns into gas mask win IgNobel prize

Image from Telegraph

Jelas masker ini jauh lebih bagus daripada masker biasa, dan kelebihannya adalah bisa dicuci dan dipakai lagi ..he.he.he..

Jadi jangan heran jika suatu hari dikau menemukan para lelaki berkerumunan di toko barang antik milik si Frans&Company sedang asik fitting sepasang masker trendi yang bakal dibelinya..hi.hi…hi..

images from NatGeo

Elena Bodnar (left) helps Wolfgang Ketterle, recipient of the 2001 Nobel Prize in physics, try on a bra that can be converted into a gas mask at the 19th annual Ig Nobel ceremony, held October 1, 2009.

Atau dikau menemu seorang lelaki naik motor sambil memakai masker khusus istrinya yang diboncengnya karena polusi sedang parah…

Atau  sepasang kekasih yang kompak memakai masker yang bentuknya sangat cute yang warnanya menawan ini..hi..hi..hi..

emergency-bra-couple-wearing

Image from here

Atau yang mungkin ada seseorang lelaki dengan sopan mendatangi seorang wanita cantik dan bersabda ” Bolehkah daku meminjam bra eh, masker anda barang sebentar, ini lagi banyak asap nih ?”..hua..ha ha.

Asiknya, daku nggak perlu lagi menyediakan masker di tempat praktek buat pasien yang sedang kena flu, cukup menempelkan pengumuman..“Cegahlah penularan flu, silahkan pakai beha masing masing “..hua..ha.ha..

Advertisements

73 responses to “EUREKA : Sepasang Mata Beha anti Teroris..

  1. hennymamaping said: Setuju!… Biar tambah ngocol dan onyol-onyol!!

    Ha..ha.ha.jadi dikau mendoakan daku dengan lagu dangdut "Yang sedang sedang saja " demi mendengar dongeng sepasang mata beha…ha.ha.ha.

  2. hennymamaping said: Setuju!… Biar tambah ngocol dan onyol-onyol!!

    wah…bra hitam bukannya seksi keliatan dr balik baju putih? 😀
    kl yg warna warni, biasanya berkawat….anti kawat2an…hehe
    jadi inget ada episode di komik conan, alat pembunuhan yg dipake kawat bra. utk tikam orang di tengkuk…hehehe

  3. mimihnyasyifa said: wah…bra hitam bukannya seksi keliatan dr balik baju putih? 😀 kl yg warna warni, biasanya berkawat….anti kawat2an…hehejadi inget ada episode di komik conan, alat pembunuhan yg dipake kawat bra. utk tikam orang di tengkuk…hehehe

    He..he.he.itulah Yun, daku suka senyum senyum sendiri kalo liat orang pake beha hitam menerawang dari baju putih atau lainnya, tapi maap, daku bukannya membayangkan itu tetapi daku langsung teringat sama mbok madura yang lewat di toko babe daku sembari nenteng ikan..ha.ha.ha

    Buat daku itu nggak ada nuansa seksinya sama sekali..hi..hi..hi…
    Wah, kalo soal alat pembunuhan, itu lebih canggih lagi ya.he.he.he.susah cari beha merek bagus tanpa kawat baja :))

  4. mmamir38 said: Ed, Ed!Nongkrong aja di tempat jualan gituan!

    hhmm…. kalo di indo, nggak masuk toko2 khusus gitu aja orang2 udah ngeliat ke kami…(karena perbedaan postur..suami orangnya besar, saya kecil). Apalagi masuk toko gitu ya…pengin nyoba deh.

  5. mimihnyasyifa said: wuahaha….pak dukun tau banget, hanya beha2 bermerek bagus yg pake kawat…:D saking terbiasanya memperhatikan pasien kan dok? 😀

    He..he.he..soalnya daku tidak memperbolehkan hani switi pake beha antigravitasi…he.he.he..makanya cari yang merek2 enak dipakai, ndak ado :))

  6. wonders2 said: hhmm…. kalo di indo, nggak masuk toko2 khusus gitu aja orang2 udah ngeliat ke kami…(karena perbedaan postur..suami orangnya besar, saya kecil). Apalagi masuk toko gitu ya…pengin nyoba deh.

    He..he.he..itu bisa buat bahan nulis blog di MP tuh Lan..ha.ha.ha..

  7. wonders2 said: hhmm…. kalo di indo, nggak masuk toko2 khusus gitu aja orang2 udah ngeliat ke kami…(karena perbedaan postur..suami orangnya besar, saya kecil). Apalagi masuk toko gitu ya…pengin nyoba deh.

    Toko khusus beginian aku paling ngeri. Sedapat mungkin nunggu di luar saja. Kalau terpaksa ikut masuk (jarang sekali), harus bener2 behave. Mata jangan jelalatan kemana mana, walaupun yang dilihat benda mati.

    Yang ngeri kalau tidak behave, bisa2 terjadi insiden dan buntutnya bisa di call 911. Kalau sampai masuk kelompok "sex offender", susah hidup selanjutnya.

    Di TA, abang2 nyolek mbak2 di jalan masih no problem. Di sini langsung di tangkap polisi, dan masuk golongan elite diatas.

  8. backyardplus544 said: Toko khusus beginian aku paling ngeri. Sedapat mungkin nunggu di luar saja. Kalau terpaksa ikut masuk (jarang sekali), harus bener2 behave. Mata jangan jelalatan kemana mana, walaupun yang dilihat benda mati.

    Hua.ha.ha.sembari nunggu daku berkeliling memperhatikan detail detail dari para roti terbang…he.he.he…menurut daku sih nggak terlalu bagus desainnya yah, ini hanya menjual image saja, sama seperti jualan lipstik.
    Kadang beha bermerek terkenal di luaran itu dibiking di Indo lalu ekspor kesana…he.he.he..

  9. backyardplus544 said: Yang ngeri kalau tidak behave, bisa2 terjadi insiden dan buntutnya bisa di call 911. Kalau sampai masuk kelompok "sex offender", susah hidup selanjutnya. Di TA, abang2 nyolek mbak2 di jalan masih no problem. Di sini langsung di tangkap polisi, dan masuk golongan elite diatas.

    He.he.he..case nya daku lain Ton, orang datang membayar supaya dipegang dengan teliti, kalo nggak doi marah daku bisa kena sue lho..hua.ha.ha..

  10. eddyjp said: He.he.he..case nya daku lain Ton, orang datang membayar supaya dipegang dengan teliti, kalo nggak doi marah daku bisa kena sue lho..hua.ha.ha..

    Eh, enak amat kamu. Lain orang main colek, kena gebuk. Minimal di gosipin…..sekampung sebagai Oom genit cap sabun colek…
    Tahu gitu doeloe aku sekolah jurusan perdukunan.

  11. backyardplus544 said: Eh, enak amat kamu. Lain orang main colek, kena gebuk. Minimal di gosipin…..sekampung sebagai Oom genit cap sabun colek…Tahu gitu doeloe aku sekolah jurusan perdukunan.

    Justru kalo daku cuman colek, bisa marah tuh Ton…he.he.he.kudu pegang baik baik hua..ha.ha.
    Wah, kalo itu tujuannya masuk sekolah perdukunan ntar malah lebih bahaya Ton, soalnya bisa dituduh yang lebih parah lagi dituduh malpraktek…he.he.he.

  12. backyardplus544 said: Eh, enak amat kamu. Lain orang main colek, kena gebuk. Minimal di gosipin…..sekampung sebagai Oom genit cap sabun colek…Tahu gitu doeloe aku sekolah jurusan perdukunan.

    kenapa ga boleh dok? ntar banyak yg melotot y? 😀
    hihihihi

  13. mimihnyasyifa said: kenapa ga boleh dok? ntar banyak yg melotot y? :Dhihihihi

    kalo sekali kali mo pesta oke, tapi kalo buat sehari hari bukan cuman push up bra tetapi semua bra dengan supporter gelang baja atau whatsoever bisa menimbulkan masalah kesehatan..he.he.he.

  14. mimihnyasyifa said: kenapa ga boleh dok? ntar banyak yg melotot y? :Dhihihihi

    wah dah kelewatan nih tapi drpd enga: Happy birthday mba dukun Eddy, sehat,panjang umur, diberkatin dan bahagia selalu bersama honeyswiti & triplets.

  15. amadeus18 said: wah dah kelewatan nih tapi drpd enga: Happy birthday mba dukun Eddy, sehat,panjang umur, diberkatin dan bahagia selalu bersama honeyswiti & triplets.

    Thanks D, kasih ucapan disini mo ngasih hadiah masker bra buat daku ?..hua.ha.ha.

  16. amadeus18 said: wah dah kelewatan nih tapi drpd enga: Happy birthday mba dukun Eddy, sehat,panjang umur, diberkatin dan bahagia selalu bersama honeyswiti & triplets.

    ha..ha..ha….ada2 aja penemuannya…pantesan dapat nobel ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s