2 Boys, One Girl and sebuah Hape…..

Belum lama ini. triplets mengajukan proporsal ulang untuk boleh memiliki masing masing sebuah hape..

Sebenarnya sejak SD dulu, mereka menginginkan hape seperti temannya, supaya kalo pergi pergi bisa bawa hape sendiri.

Soal keamanan pemakaian hape buat anak kecil dibawah 8 tahun selalu diperdebatkan sejak lama, FDA nya Amrik lebih permisif dalam soal ini, dan Eropa lebih hati hati soal safety ini.

Dalam hal ini, babenya lebih British Minded…he.he.he.

" Britain’s advisory body on radiological hazards, the Health Protection Agency, has issued precautionary advice urging parents to limit their kids’ use of cell phones. The HPA recommends that younger children use cell phones only for essential purposes."

Makanya permintaan itu daku tolak, karena daku kuatir kalo otak anak anak yang masih kinyis kinyis dipanasi oleh gelombang microwave yang akibatnya cukup jelas buat daku biar para ahli masih saling berdebat..


"Nak, liat tuh Pom Bensin aja melarang penggunaan hape saat mengisi bensin, karena gelombangnya bisa menyebabkan kebakaran lho"…he.he.he..oke kan ?


Dan yang namanya "essential purposes" buat anak anakpun bisa berbeda dengan ortunya..

So pastilah mereka akan kecanduan main hape untuk kegunaan yang tak jelas tapi essensial buat mereka ..he.he.he.


So sampe tahun lalu sebelon lulus SD, mereka hanya diperbolehkan membawa hape jika pergi pergi supaya gampang jika perlu sesuatu, atau gampang janjian dijemput dimana.

So far so gud my prens, years go by dengan tenang dan permintaan ini hilang timbul kadang kadang..

Mengingat emang udah cukup besar sekarang, maka daku dan Hani Switi menimbang kembali permintaan yang tulus ini…he.he.he..

Setelah mempelajari equitability, liquibility, feasibility study and finally, the
pelitbility study akhirnya Komite Stabilitas Sistem Keuangan memutuskan untuk memberikan ijin percobaan memiliki sebuah hape dulu…he.he.he..

Alasannya ?

Lha, sekolahnya kan sama, sekelas lagi, so pasti kemana mana kan selalu bertigaan..

.he.he.he.so 1 hape sudah cukup kan ?
Jika masih kurang, hape emak dan babenya boleh dipinjam juga kok, kurang baek gimana coba ?..hi..hi..hi..

Untuk mewujudkan hal itu dengan segera, maka salah satu hape emaknya langsung disita untuk dihibahkan kepada si triplets…he.he.he..

Dan dilakukalah pengumuman kepada teman temannya nomor hape bersama mereka…he.he.he.

Dari pengalaman mengamati keponakan daku..

Yang paling getol dilakukan para ABG adalah rajin saling mengirimi SMS yang pendek dan tidak significant, alias isinya nggak jelas dan penuh kode rahasia or singkatan yang susah dimengerti oleh orang yang lahirnya 40 tahun yang lalu karena sudah karatan…he..he.he..

Lalu apa yang dilakukan si triplets dengan hape itu ???

Dari data statistik, penguasaan hape sebagai berikut..

Dedek 0,111 %, Kakak 35 % dan Koko 64, 999 %

Alias, si Dedek cueks aja, si Kakak kadang suka SMS dan Koko yang paling rajin bertukar SMS dengan temannya yang banyak.

Buat anak baru gede modern itu, privacy sangat diutamakan, alias mereka ogah SMSnya yang dibaca dan dikirim langsung di delete.

Nah, masalahnya jika ada SMS yang masuk kudu dilihat dulu, untuk siapa itu SMS ditujukan ?

Antara Kakak dan Koko sudah ada konsensus, SMS yang ditujukan untuk masing masing nggak boleh dibaca oleh yang lainnya.

Kan jelas, anak perempuan pastilah berkiriman SMS sama teman perempuannya, anak lelaki kirim buat teman lelakinya ? Eits, nggak juga, Koko juga suka juga bertukar SMS sama temans perempuannya yang pintar dan baik hati, namanya si Putri…he.he.he.maklum deh anak ABG.

Berkat kecekatan mereka, daku tak pernah bisa menemukan isi SMS yang dipertukarkan oleh mereka.

"Nak, kok Inbox dan Sent Itemsnya kosong amat sih papa nggak nemu SMS yang kalian kirimkan sih ?" iseng sang babe.

"Emangnya kayak Papa, Inboxnya kepenuhan gitu sampe SMS udah nggak bisa masuk lagi … " Koko.

Waks…he..he.he.emang bener sih, daku saking cueksnya, SMS nggak pernah daku hapused, sampe sampe tiap kali ada SMS masuk daku diperingatin sama si hape "Oi, ruangan ini udah kepenuhan Tuan, mbok di bersihin dulu dikit biar kami bisa masuk ke Inbox nya dong ??!!" ..he.he.he.

"Lagian, kan nggak boleh ngintip ngintip Pa, rahasia "

Waks, hape papanya aja boleh diintip sama siapa aja kok, nggak ada rahasianya..he.he.he

Tapi belakangan Koko dan Kakak komplen "Pa, si Dedek suka intip dari XMX teman aku "

Oh ya ???..hi.hi..hi..

Rupanya si Dedek kadang suka lagi kurang kerjaan, iseng iseng membaca SMS yang masuk duluan sebelon sampe kepada pemilik aselinya…he.he.he..

Pernah juga, si Koko di komplen sama Kakak, "Pa, Koko nih suka kirim SMS ke si Putri sampe ngabisin pulsanya banyaaaak sekali " Kakak.

"Oh ya ??? " sang babe.

"Kalo Kakak kirim SMS ke teman yang operatornya sama, gratis Pa .."

"Oh ya ??? emang pulsanya tinggal berapa Kak ??"

"Tujuh Belas Ribu Lima Ratus Rupiah… Pa "

"Emangnya si Koko ngabisin pulsa berapa hari ini Kak ? "

"Seribu Pa."

?????





Hua..ha.ha…

Besokannya, daku suruh Hani Switi mengisi pulsa 50 ribu, lalu keadaan menjadi aman tentram lagi…he..he.he.

Well, yang jelas lebih murah begini, setiap bulan mengeluarkan pulsa buat 1 hape daripada 3…he.he.he.

Dan spesial thanks buat sekolahan si triplets yang tidak memperbolehkan murid membawa hape ke sekolahan what soever is the reason..he.he.he.

Suatu kali di mobil…
"Dek, sekali kali kamu iseng iseng kirim SMS yang nggak nggak ke si Putri, bilang ai lop you sama si Putri, pasti dikirain dari Koko" daku.
"Itu yang aku takutkan Pa…" Koko
Hua.ha.ha.

Advertisements

55 responses to “2 Boys, One Girl and sebuah Hape…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s