Running Away Bokats…..

Seminggu terakhir ini, saban sore saat daku berangkat kerja sering berpapasan dengan seorang gadis usia tanggung menggandeng anak balita berjalan jalan kadang diujung gang, kadang di dalam gang..

Setiap kali daku melihatnya, doi biasanya dandanan menor sedang dengan muka centil ceria asik berbicara sendiri di hape, tak perduli dengan anak yang sedang digandengnya dan kadang nggak sadar ada di tengah jalan.

Doi ini adalah babysitter yang kerja di salah rumah dekat ujung gang.



Rasanya sih, doi udah jam jam an main hape hape sejak pagi hingga sore hari , setiap saat ada kesempatan tak perduli apakah itu saat yang tepat atau tidak.

Hal yang sama juga melanda mbak muda yang kerja di rumah daku 1,5 tahun ini, setiap kali ada kesempatan doi pasti asik berhape kadang daku pelototin dan daku kasih peringatan keras, dilarang terima hape selagi kerja.

Kita kira, jika sudah lama memiliki hape, mereka akan jenuh olehnya, namun kayaknya sih ini a case of hape addiction para pembantu rumah tangga dan babysitters.

Seminggu ini pula, daku mendengar keluh kesah cici sepupu dan beberapa emak, mbaknya kabur dari rumah meninggalkan rumah kosong, entah ada barang yang dicurinya atau tidak.

Seorang pasien, kedua mbaknya kabur dari rumah saat doi sedang ada di tokonya di kawasan Tanah Abang.

Padahal mereka termasuk tuan rumah yang royal dengan pembantunya….

Cici sepupu bilang mungkin doi perlu mandi Buak Chau, secara seumur doi memakai pembantu baru kali ini doi mengalami ada yang kabur dari rumahnya….

Kebanyakan orang Quntien memperlakukan mbaknya cukup baik, apapun yang dimakannya sama seperti yang dimakan oleh mbaknya juga, no limit.
Pekerjaan juga nggak gitu banyak, cuman cuci gosok bahkan masakpun nggak perlu, lagian nggak bisa….he.he.he..

Karena orang Quntien percaya, jika ingin pembantu bekerja dengan baik, maka mereka harus makan dengan baik, supaya ada tenaga buat kerja…

Sebenarnya nggak ada masalah jika seorang pembantu ingin berhenti kerja tetapi caranya itu lho..he.he.he.

Semua tau, jika seorang pembantu dari kampung ingin berhenti kerja, maka definitely mereka akan berhenti whatsoever permintaan majikan untuk sabar sedikit menunggu pengganti nggak bakalan dipedulikan.

Daku juga pernah mengalami, 2 orang mbak muda yang kerja di rumah lama daku kabur menjelang pagi meninggalkan pagar rumah terbuka menganga, untung saja nggak kemalingan.

Makanya daku kadang jadi lebih praktis berpikirnya….

Pernah sekali waktu saat triplets masih kecil, mbaknya mendadak maksa pulang besok pagi pagi, sedangkan kita masih menunggu pengganti beberapa hari lagi.

Saat itu, sudah tengah malam pas daku pulang praktek di sambut kabar ini, perut sedang lapar, sambil menyedok nasi, pikir punya pikir daku makin sebel.

Maka daku bilangin sama si mbak itu untuk angkat kaki saat itu aja, nggak usah nunggu besokan harinya toh cuman kacek beberapa jam lagi aja daripada kabur menjelang fajar tiba ?? toh sama aja kan….he.he.he..

Sayangnya doi nggak berani keluar saat itu pula….he..he.he.

Mbak yang sudah kerja belasan tahun di rumah tau banget adat daku, kapan dikau mau berhenti, tinggal bilang, sileh angkat kaki.

Percumalah bertukar kata dengan orang kampung yang otaknya udah konslet.
Sulit untuk bicara dari hati ke hati apalagi hati sanubari dengan mereka.



Nah, soal kabur mengabur pembokat ini nampaknya ada hubungannya dengan budaya

berhape kaum pembokaters.

Jika jaman dulu, mbak dengan tenang bekerja dan tidak banyak diganggu oleh telpon dari

temannya karena harus ijin jika ingin menggunaka telpon rumah.

Sekarang tinggal angkat hape anytime, anywhere, no limit..


Sebenarnya bertukar kabar silaturahmi lewat hape dengan sanak saudara handai taulan dan teman itu baik saja, tapi biasanya kompor mengompori soal gaji menjadi salah tema utama…he.he.he.

Beda gaji sedikit saja sudah bisa memicu pembantu mendadak pindah kerja, apalagi kabar burung yang menggiurkan yang kebenarannya kadang diragukan.

Mbaknya Iparku bilang gini "Nyah, kata mbak sebrang gajinya 5 juta sebulannya "

????



" Hm, kalo gitu bilangin sama majikannya, aku yang kerja gantiin si mbak itu aja, secara aku lebih pinter masak dan mengerjakan lainnya dibanding temanmu " Ipar.


Hua..ha.ha.ngibul mbok yang dikira kira…hi.hi..hi..sekire si mbak sebrang itu sangat propesional atau tugas khusus lain yah ….wakakakakak

Pepatahan :
datang baik baik keluar baik baik nampaknya bakalan jadi sejarah aja.

Jika jaman dulu, majikan merasa malu jika pembantu kabur dari rumahnya, dan orangpun bertanya tanya "Jangan jangan ada yang nggak beres dengan tuan rumahnya…"

Well, mulai sekarang terimalah itu sebagai budaya baru pembantu dari

generasi baru sinetron dan hape Indonesia.

Iseng iseng sileh :


Advertisements

96 responses to “Running Away Bokats…..

  1. backyardplus544 said: Ini sudah jadi masalah nasional. Berulang ulang kita dengar keluhannya di MP. Ada yang minggat tidak pamit, mencuri, tidur melulu, telpon melulu, pakai ranjang majikan, pakai sofa majikan, korupsi makanan dan banyak lagi. Tetapi solusinya masih belum ada titik terang.

    Ton, masalah cuman 1, orang terima bokats itu nggak pake screening test yang proper, piskotest, referensi..hi.hi.hi..datang cuman liat 1 menit bicara 2-3 patah kata lalu dibawa pulang dan mengharapkan mukjijat, gimana coba ?..hua.ha.ha.

  2. backyardplus544 said: Kalau tanpa pembantu, banyak wanita karier yang mungkin akan back to basic…

    Hehehehhehehhe, di kepala gua pembantu itu masih kayak pembantu nyokapnya Yulis di Solo yang sangat mengabdi…. πŸ™‚

  3. ppramono said: Hehehehhehehhe, di kepala gua pembantu itu masih kayak pembantu nyokapnya Yulis di Solo yang sangat mengabdi…. πŸ™‚

    He..he.he..mungkin kalo di kota kecil kayak Solo, hal ini masih nggak terlalu menyolok karena terikat dengan budaya lokal Pet, tapi di Jakarta, para bokats merasa mereka seperti expats yang sangat propesional yang bisa loncat sana sini dibajak sana sini…hua..ha.ha…

  4. eddyjp said: Wah, dikau emang tangguh ya Ly..he.he.he..susah deh cari yang loyal sekarang, pembantu sekarang cuman loyal sama majikan yang royal alias dibayar dengan gaji yang lebih tinggi…he.he.he..jangan harap ada ikatan batin deh :))

    bener… but dibayar setinggi apa tetep aja kurang… malah kadang aku liat klo dikasih hati… merekanya malah tambah keterlaluan. Untungnya aku ngak pernah pake pembokat yg stay di dalam… walaupun begitu kadang yang pulang hari juga ada aja kelakuan….. sejauh ini sih blom ada masalah berat… soalnya klo ngak masuk… aku jg ngak terlalu perduli… paling gajinya dipotong klo kelewatan… soalnya sekarang kerjanya seminggu cuma 6 hari… hehehe…

  5. lilyrupiana said: Kadang kalo denger pembokat disiksa kasian, cuma cerita mbah dukun juga sudah klise sekali. Untuk golongan muda sekarang, yang suami-istri kerja, ketergantungan thd pembantu memang tinggi sekali, sehingga mereka cenderung tutup mata kalo kerjanya agak males, kurang bersih, maen hape, dsb…. Yang penting ada yang disuruh2. Suka jadi masalah kalo ada ibu/mertua yang dirumah, yang ngeliat mereka seharian, pasti gak cocok, karena standar kerja mereka lebih tinggi. Suka ‘gregetan’ melihat cara kerja pembokat sekarang. Sibuk nelpon, sms-an,….Apapun, jangan sampe menunjukkan ke mereka kalo mereka sangat dibutuhkan, apalagi segan marahin mereka krn takut mereka berhenti. Perlakukan dengan manusiawi, gaji dengan sesuai, tegor kalo salah, kalo sampe mereka tetap merasa tidak puas, sileh pergi….

    tul… setuju sekali…. klo kita nunjukin kita butuh mereka… yang ada malah ngelunjak.

  6. backyardplus544 said: Bagus sekali pendapat anda. Mungkin bisa share kiatnya.

    kiatnya sih biasa2 aja…. pinter2 bagi waktu…. waktu baru pindah 6 bulan aku ngak ada pembokat… masih sempet masak & beberes sebelum ngantor… urusan beberes ini sebagian bisa dishare sama suami khan… hehehehe…. nah klo ada anak kecil itu baru repot.

  7. eddyjp said: datang cuman liat 1 menit bicara 2-3 patah kata lalu dibawa pulang dan mengharapkan mukjijat, gimana coba ?..hua.ha.ha.

    Kalau di theory economy kan ada buyer’s market dan seller’s market.
    Buyer’s market keadaan di mana penjual lebih banyak dari pembeli, barang melimpah tetapi sedikit yang beli. Akibatnya buyer berkuasa dan jual mahal karena seller butuh mereka.

    Seller’s market kebalikannya dari atas.

    Kalau diterapkan di problem ini, bisa disebut "pembokat’s market", dimana ndoro sangat butuh mereka.
    Kalau mau sebenarnya juga ada solusinya, ha..ha..

  8. eddyjp said: Persis Ly, inilah kesalahan yang sering dilakukan oleh para emaks Quntien, pembantu di spoiled, jika perlu pagi pagi dibelikan makanan cemilan, masak dimasakin….he.he.he..dibiarkan berkeliaran di luar sore sore buat bersosialisasi asalkan kerjaan udah selesai, akibatnya bukan nambah baik pembantunya, tapi ngelunjak…he.he.he.daku sih prinsipnya seperti yang dikau sabdakan di atas Ly…tosss…he.he.he.

    Siapa bilang, pak? Daku udah pakai prinsip spt apa yg Lily saran’in, tetep….aja ngelunjak. Belum sempat dipulang’in, minggat duluan, yang ada diriku kelimpungan kudu lapor ke immigrasi, untungnya sih passportnya aku pegang. Jadi skor 1:1, dia bikin aku susah, dia bakal nggak bisa balik ke Indonesia. Sambil aku kirim surat ke kelnya, crita’in kelakuan anaknya. Sorry curcol nih, abis masih sakit ati ama pembokatku yg di Abu Dhabi lari dr rumah, krn udah keluar’in duit banyak!!

  9. lyan42 said: urusan beberes ini sebagian bisa dishare sama suami khan… hehehehe…. nah klo ada anak kecil itu baru repot.

    Ya, intinya harus ada niat. Semua gotong royong kerja bareng, termasuk suami dan anak kalau sudah bisa membantu. Selain itu pinter2 untuk tidak membuat tambahan pekerjaan.

  10. lilyrupiana said: Hmmm… ini masalahnya ya?

    Lily,
    Doeloe waktu daku masih di Jakarta banyak karyawati setelah punya anak tetap bertahan kerja terus dengan menggaji 1 baby sitter dan satu atau dua pembokat. Padahal kalau dikalkulasi gaji sang karyawati, minus transport, makan siang, gaji baby sitter dan pembokat , sisanya sedikit sekali atau ada yang pas karena karyawati tsb belum senior.
    Zaman sekarang pada umumnya perempuan lebih senang kerja diluar rumah kalau ada kesempatan untuk itu, dari pada menjadi jamur hioko di rumah.

  11. backyardplus544 said: Zaman sekarang pada umumnya perempuan lebih senang kerja diluar rumah kalau ada kesempatan untuk itu, dari pada menjadi jamur hioko di rumah.

    No pain no gain Ton, resiko biaya main main di luar yah uangnya buat bayarin tukang jaga anak dirumah…ha..ha.ha.

  12. nonragil said: Belum sempat dipulang’in, minggat duluan, yang ada diriku kelimpungan kudu lapor ke immigrasi, untungnya sih passportnya aku pegang. Jadi skor 1:1, dia bikin aku susah, dia bakal nggak bisa balik ke Indonesia.

    Wadoh, apa gerangan kemewahan yang ada di luar sana sehingga doi bersedia ber sacrifice seperti itu Helene ?

  13. eddyjp said: Wadoh, apa gerangan kemewahan yang ada di luar sana sehingga doi bersedia ber sacrifice seperti itu Helene ?

    Kebebasan, kerja sbg pembantu freelance, yg dia anggap gajinya lebih besar, tp dia lupa, dia hrs bayar akomodasi sendiri, juga mendapatkan laki-laki Indiahe yang bisa diajak kencan…..!!

  14. eddyjp said: Coba, daku mau denger solusi ala Tony…he..he.he..

    Solusi bisa di coba.
    Pakai part time saja. Dia datang dan digaji kan untuk kerja. Habis cuci, seterika, nyapu dan ngepel silahkan pulang. Urusan nyebokin anak dan late night mie instant? Lakukan sendiri dong…, jangan manja.Pembokat itu tidak tinggal di rumah, biar dia bayar pemondokan. Apa yang dia lakukan diluar rumah urusan dia. Dia mau telpon ngabisan pulsa selama sepuluh jam non-stop , silahkan. Majikan hanya menilai apa yang dia kerja.
    Kalau ada dana beli mesin cuci yang canggih. Anak bantu sedikit urusan take care rumah, di kasih simple job yang bisa diselesaikan 5 menitan.
    Kalau banyak yang demikian akan banyak pembokat butuh kerja karena harus bayar pemondokan, makan dll. Dia boleh gampang berhenti kerja tetapi susah untuk dapat kerja lagi. Selama nganggur di Jakarta, biaya hidup jalan terus…
    Ini saatnya ndoro’s market.

  15. eddyjp said: No pain no gain Ton, resiko biaya main main di luar yah uangnya buat bayarin tukang jaga anak dirumah…ha..ha.ha.

    Sayang juga biaya sekolah untuk jadi sarjana, kalau akhirnya hanya ngurus rumah dan anak.

    Bila masih mau kerja, mesti kowtow sama orang tua atau mertua yang akan bantuin jaga anak. Kalau yang di kowtow tidak mau terpaksa di titip di childcare. Di sini semua titip anak di childcare.

  16. backyardplus544 said: Solusi bisa di coba. Pakai part time saja. Dia datang dan digaji kan untuk kerja. Habis cuci, seterika, nyapu dan ngepel silahkan pulang. Urusan nyebokin anak dan late night mie instant? Lakukan sendiri dong.

    Ton, cara ini biasanya cuman dipake dalam keadaan emergency aja…he.he.he.jika ini dipakai dalam jangka paniang, komplikasinya buat emak yang kerja di luar bakalan senewenan dan marah marah melulu karena kecapean…ha.ha..ha.tapi buat emak yang Full Time Mom, ini pantas dicoba, dengan catatan kalo emergency bala bantuan diperlukan.

  17. eddyjp said: tapi buat emak yang Full Time Mom, ini pantas dicoba, dengan catatan kalo emergency bala bantuan diperlukan.

    Setuju sekali!!
    Ini step pertama. Masa mendatang, Mbak Jadul dari zaman normal sudah tidak diproduksi lagi. Tak usah di harap dan dinanti.
    Jangan lupa part time dad, harus bantu.

  18. eddyjp said: .jika ini dipakai dalam jangka paniang, komplikasinya buat emak yang kerja di luar bakalan senewenan dan marah marah melulu karena kecapean…

    Doeloe waktu janji di bawah pohon cabe, kan katanya susah senang sama di lalui bersama. Kalau begitu mom and dad perlu kerja bareng dengan romantis. Bukannya satu masak plus cuci piring, yang satu cuman makan doang….

  19. eddyjp said: .jika ini dipakai dalam jangka paniang, komplikasinya buat emak yang kerja di luar bakalan senewenan dan marah marah melulu karena kecapean…

    Runaway Bride to Runaway Bokats hahah.

  20. nonragil said: juga mendapatkan laki-laki Indiahe yang bisa diajak kencan…..!!

    Alamak jan, itu lagi..he.he.he..kalo di Indo kencan sama tukang yang kerja dekat dekat rumah, ternyata perempuan kampung cukup mengerti soal emansipasi dalam mengejar jodoh ya..ha.ha.ha.

  21. lyan42 said: Untungnya aku ngak pernah pake pembokat yg stay di dalam… walaupun begitu kadang yang pulang hari juga ada aja kelakuan…..

    Wah, dikau sistemnya udah berjalan dengan baik sejak lama yah Ly :)), hebats.

  22. eddyjp said: Wah, dikau sistemnya udah berjalan dengan baik sejak lama yah Ly :)), hebats.

    bukannya kenapa-napa om… soalnya rese ninggalin rumah kosong hanya diisi pembokat…. ntar bisa2 kayak storynya si om… yg asoy in the bed bos nya ….ih… serem ah….. udah phobia duluan. hehehhee…..

  23. eddyjp said: Alamak jan, itu lagi..he.he.he..kalo di Indo kencan sama tukang yang kerja dekat dekat rumah, ternyata perempuan kampung cukup mengerti soal emansipasi dalam mengejar jodoh ya..ha.ha.ha.

    Ya abisnya….,gak ada pilihan, pak. Kebanyakan para Indiahe yg kencan ama pembantu Ind adalah sopir taksi. Nah bedanya ama di Ind, kalo ama tukang kaga’ bisa naik taksi aka kudu bayar taksi, kalo yg di Abu Dhabi bisa naik taksi, gretong!!!hehehehehehehehe

  24. nonragil said: Nah bedanya ama di Ind, kalo ama tukang kaga’ bisa naik taksi aka kudu bayar taksi, kalo yg di Abu Dhabi bisa naik taksi, gretong!!!hehehehehehehehe

    Oh gitu yah, jadi barteran nih ceritanya ???..hua.ha.ha..

  25. nonragil said: Nah bedanya ama di Ind, kalo ama tukang kaga’ bisa naik taksi aka kudu bayar taksi, kalo yg di Abu Dhabi bisa naik taksi, gretong!!!hehehehehehehehe

    kemaren punya "pembantaian"..blum pernah kerja..:(
    yang ada..aku dah cape ngajarin doi..eeeh, tiap meleng, tuh doi asik maen hape aja..kalo gak nelpon, sms an..kalo gak lagi nyumpel telinga sama musik..

    untung aja, doi yang minta keluar sendiri..gak sampe di kick out keluar..hahahha cuma tahan 10 hari tuh….

  26. enydaybyday said: kemaren punya "pembantaian"..blum pernah kerja..:(yang ada..aku dah cape ngajarin doi..eeeh, tiap meleng, tuh doi asik maen hape aja..kalo gak nelpon, sms an..kalo gak lagi nyumpel telinga sama musik..untung aja, doi yang minta keluar sendiri..gak sampe di kick out keluar..hahahha cuma tahan 10 hari tuh….

    He..he.he.apa mau dikata, anak kampung jaman sekarang jauh lebih kota daripada anak kota..he.he.he..kayaknya ada yang salah dalam mengolah kata "Modern" di otak mereka.

  27. eddyjp said: Di Indo ?..he.he.he..susah diharap Ton, kudu tunggu sampe para bokats udah punah dari bumi persada ..ha.ha.ha..

    Itu namanya manja.
    Tidak seberat apa yang dibayangkan, jika semua mau gotong royong. Lebih tidak pusing dengan tingkah laku pembokat.

    Kalau tetap seperti sekarang akan terjadi "Run away bokats, kau akan ku tangkap"

  28. eddyjp said: Di Indo ?..he.he.he..susah diharap Ton, kudu tunggu sampe para bokats udah punah dari bumi persada ..ha.ha.ha..

    ex pembantu dulu malah mondar mandir nyapu dan megal megol ngepel dengan ber-HP2an. pake ear phone pula :D. lalu setelah mudik, dia balik2 ganti HP lebih canggih dari HP bos-nya, haaaahahahaaa.. dengan kamera, MP3 dsb. jadi wajar dong kalo sekarang bos-nya pake BB, lha wong HP sebelumnya nokia lampu ijo :p

  29. nickholaus said: ex pembantu dulu malah mondar mandir nyapu dan megal megol ngepel dengan ber-HP2an. pake ear phone pula :D. lalu setelah mudik, dia balik2 ganti HP lebih canggih dari HP bos-nya, haaaahahahaaa.. dengan kamera, MP3 dsb. jadi wajar dong kalo sekarang bos-nya pake BB, lha wong HP sebelumnya nokia lampu ijo :p

    Hua..ha.ha..orang serepot dikau emang pantes pake BB, dan orang pengangguran kayak daku pantes dihibahin BB…hua..ha.ha..OB aja maksa banget show off hapenya, biar tekor akhir bulan…he.he.he.

  30. nickholaus said: ex pembantu dulu malah mondar mandir nyapu dan megal megol ngepel dengan ber-HP2an. pake ear phone pula :D. lalu setelah mudik, dia balik2 ganti HP lebih canggih dari HP bos-nya, haaaahahahaaa.. dengan kamera, MP3 dsb. jadi wajar dong kalo sekarang bos-nya pake BB, lha wong HP sebelumnya nokia lampu ijo :p

    dan barusan2 ini di FB diprotes karena jam 17 gitu, biasanya battery BB udah abis. para fans pontang panting cariin aku *ama pasang wajah blushing nih sekarang*, sehingga mereka maksa aku beli battery BB cadangan. sampe dicariin dari HK segala ( di HK battery aselinya cuma US$ 20 aja, disini bisa 600rebuan ! ). aku nurut aja deh, hahaha..

    dan karena BB sibuk, maka BBnya engga bisa dihibahin docccc πŸ˜€
    hahahahaaa :p

  31. nickholaus said: sampe dicariin dari HK segala ( di HK battery aselinya cuma US$ 20 aja, disini bisa 600rebuan ! ). aku nurut aja deh, hahaha..

    ck..ck..ck..asik bangets punya prens demikian baiknya, sekire di HK ada BB seharga US$ 20, daku titip satu ya…ha.ha.ha..

  32. nickholaus said: sampe dicariin dari HK segala ( di HK battery aselinya cuma US$ 20 aja, disini bisa 600rebuan ! ). aku nurut aja deh, hahaha..

    :p•˘Ħăªª˚=DĦăªª˚:DĦăªª˚;)Ħăªª˘•=))™
    Atau mau beli battery-nya dulu?

    ≈=D≈haнaɑº°˚˚°º≈=D≈haнaɑº°˚˚°º≈=D≈

  33. nickholaus said: :p•˘Ħăªª˚=DĦăªª˚:DĦăªª˚;)Ħăªª˘•=))™ Atau mau beli battery-nya dulu?≈=D≈haнaɑº°˚˚°º≈=D≈haнaɑº°˚˚°º≈=D≈

    Apakah dikau mau bikking pepatahan baru "Hape tak ada batere cadangapun jadi" ??..he.he.he.

  34. nickholaus said: :p•˘Ħăªª˚=DĦăªª˚:DĦăªª˚;)Ħăªª˘•=))™ Atau mau beli battery-nya dulu?≈=D≈haнaɑº°˚˚°º≈=D≈haнaɑº°˚˚°º≈=D≈

    ‎​=))Ϟα°˚˚°Ϟα°˚˚°Ϟα:DϞα°˚˚°Ϟα°˚˚°Ϟα=D
    Begitulaaaah πŸ˜€

    Lagian inilah yang disebut cicilan 0%.
    Beli battery dulu. Bln depan casingnya. Bulan depannya lagi : track ball-nya, dst.
    :p•˘Ħăªª˚=DĦăªª˚:DĦăªª˚;)Ħăªª˘•=))™

  35. nickholaus said: Beli battery dulu. Bln depan casingnya. Bulan depannya lagi : track ball-nya, dst

    ‎​;)ï?‚aaªª..:)||«aaªªª..=D||«aaaªªª||««..ï?‚=))ªªKï?‚ªªKï?‚ªªKªª=))..:p•˘Ħăªª˚=DĦăªª˚:DĦăªª˚;)Ħăªª˘•=))™ ï?‚=))ªªKï?‚ªªKï?‚ªªKªª=))ï?‚=))ªªK..({})ΉÃ?iiΊ¡:D..<3» =))ΉÃ?iiΊ¡;)..<3 » ï?‚ªªKï?‚ªªKªª=))ï?‚=))ªªK..‎​‎​•̃.•̃… H<3<3º°˚ ºoºhï¿&frac14;:pº°˚ºoºB)h:pºoºh:*ºoº…ï?‚ªªKï?‚ªªKªª=))ï?‚=))ªªKï?‚ªªKï?‚ªªKªª=))ï?‚=))ªªKï?‚ªªKï?‚ªªKªª=))..‎​He<3<3he:phe/:)he;;)he:|he ε( •̃.•̃)з ï?‚=))ªªKï?‚ªªKï?‚ªªKªª=))..‎*=D ω̃̃ªªkkkk=)) ω̃̃☆ªkkkk:D ω̃̃kkkkªª:* ω̃̃ªªkkkk☆:p*… ‎​=DĦÐ&frac12;uǻà ªªª.. =DĦÐ&frac12;ǻà ªªª.. =DĦÐ&frac12;ǻ⪪ª.. =Dhªªhªª.. =Dhªª.. :Dhªªhªª

  36. nickholaus said: Beli battery dulu. Bln depan casingnya. Bulan depannya lagi : track ball-nya, dst

    heheheh rekor punya pembantu yg gak sampe setahun kerja kubrentikan, ada 3 org, ketiganya hobby BBS dgn siapa ajah yg mau..
    dan yg terakhir, katanya hamel ama satpam perubahan, olalaaa,
    untung pas itu udah kuberhentikan… ternyata dia gak pulang kampung malah kubo ama satpam… *pusing euy*

  37. nickholaus said: ‎​;)ï?‚aaªª..:)||«aaªªª..=D||«aaaªªª||««..ï?‚=))ªªKï?‚ªªKï?‚ªªKªª=))..:p•˘Ħăªª˚=DĦăªª˚:DĦăªª˚;)Ħăªª˘•=))™ ï?‚=))ªªKï?‚ªªKï?‚ªªKªª=))ï?‚=))ªªK..({})ΉÃ?iiΊ¡:D..<3» =))ΉÃ?iiΊ¡;)..<3 » ï?‚ªªKï?‚ªªKªª=))ï?‚=))ªªK..‎​‎​•̃.•̃… H<3<3º°˚ ºoºhï¿&frac14;:pº°˚ºoºB)h:pºoºh:*ºoº…ï?‚ªªKï?‚ªªKªª=))ï?‚=))ªªKï?‚ªªKï?‚ªªKªª=))ï?‚=))ªªKï?‚ªªKï?‚ªªKªª=))..‎​He<3<3he:phe/:)he;;)he:|he ε( •̃.•̃)з ï?‚=))ªªKï?‚ªªKï?‚ªªKªª=))..‎*=D ω̃̃ªªkkkk=)) ω̃̃☆ªkkkk:D ω̃̃kkkkªª:* ω̃̃ªªkkkk☆:p*… ‎​=DĦÐ&frac12;uǻપª.. =DĦÐ&frac12;ǻપª.. =DĦÐ&frac12;ǻ⪪ª.. =Dhªªhªª.. =Dhªª.. :Dhªªhªª

    :))

  38. pennygata said: heheheh rekor punya pembantu yg gak sampe setahun kerja kubrentikan, ada 3 org, ketiganya hobby BBS dgn siapa ajah yg mau..dan yg terakhir, katanya hamel ama satpam perubahan, olalaaa, untung pas itu udah kuberhentikan… ternyata dia gak pulang kampung malah kubo ama satpam… *pusing euy*

    Hua..ha.ha.artinya rumah dikau itu sangat mengundang rupanya Alie…he.he.he..dikau kudu liat ini :

    While_you_are_Working_Your_Pembantu_is_Making_Lop_in_Your_Bed

  39. pennygata said: heheheh rekor punya pembantu yg gak sampe setahun kerja kubrentikan, ada 3 org, ketiganya hobby BBS dgn siapa ajah yg mau..dan yg terakhir, katanya hamel ama satpam perubahan, olalaaa, untung pas itu udah kuberhentikan… ternyata dia gak pulang kampung malah kubo ama satpam… *pusing euy*

    Ngakak..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s