Only in Indonesia : Kena Hipnotis lewat Telepon ???

9.30 AM : Pintu kamar praktek daku dibuka…

“Pak pinjam duit 300 ribu ada nggak ???” Inul, mbak termuda dirumah yang dapat tugas jaga di front desk.

“Nggak ada..” daku.Well, bukan pelits prens, tapi emang daku lagi gak bawa duits..he.he..he…

“Mau buat apa Nul ??” daku.

“Ada perlu pak ” Inul.

“Ya, buat apa ?”daku.

Doi diam saja.

Daku merasa ada yang aneh di raut mukanya, merah bersemu kehijauan sepertinya adrenalin sedang mengalir dengan deras di dalam darahnya.

“Ya udah, nanti aja kamu bilang sama Ibu ”

“Nggak bisa nanti pak, harus sekarang…”

Well, daku merasa semakin aneh, so daku lalu menelpon Hani Switi dikantor.

Dapat si Inul semalam juga mau pinjam uang 300 ribu dari mbak di rumah tapi nggak dipinjamkan, karena alasannya nggak jelas gitu.

Pada curiga, si Inul sedang dicoba ditipu lewats telpon kerna doi nggak lepas dari hape nya sejak sore hingga malam.

Lalu…

Daku panggil lagi doi yang sambil memegang hape, doi sedang berbicara dengan seseorang yang konon dari Telkomsel.

Daku take over dan daku bentak si penelpon yang tidak mengaku dari Telkomsel malah ngaku sodaranya si Inul..

Tapi Inul masih nggak percaya sedang ditipu..

Lalu loudspeaker dinyalakan sehingga doi bisa ikut dengar baku kata antara mbah dukun dan penjahit eh penjahat, baru deh doi percaya…Total jendral si Inul terlanjur kena tipu 300.000 dengan dijanjikan hadiah 10 jeti dengan *Terms and Condition Applied* nggak boleh kasih tau orang lain alias diam diam saja.

Model penipuan model kuno ini kini makin hari makin semarak, hape daku juga sering dikirimi SMS seperti itu.

Daku bilangin Inul kalo lain kali ada yang bilang doi kena door prize 10 jeti, kasih tau orangnya potong aja sesuka hati doi, sisanya kirimin cash ke no account doi….he.he.he..

Penipuan yang dialami Inul sih nggak seberapa, coba dikau simak tuturan prens daku belon lama ini :Seorang emak, sebut aja Tuti berumur dekat 50 yang tinggal di Jawa, saat sedang makan ditelpon seseorang, terus doi ambil tas di kamar dan pergi keluar rumahnya.

Sejak itu doi hilang entah kemana….Suaminya cari kemana mana termasuk ke rumah sakit, di terminal bus sambil tunjukin foto..

Ada orang bilang istrinya naik bus tetapi tidak tahu jurusannya.Kemudian suaminya tanya keteman teman di gereja dan ada salah satu teman bilang, tadi Tuti pinjam uang 50 juta dan akan meninggalkan perhiasannya (warisan mama & mama mertua) untuk jaminan.

Tapi temannya cuman punya 25 juta dan perhiasan dikembalikan, karena dia percaya.

Semalaman sang suami tidak bisa tidur, besok pagi pagi dapat telpon dari nomor tak dikenal, waktu diangkat ternyata dari istrinya.

” Kok nggak dijemput ? Saya di bandara cengkareng dan akan beli tiket pulang ” Tuti.Kemudian sang suami suruh sang istri untuk tunggu di restoran terdekat dan akan di jemput.

Kerna suami yg masih di Jawa, telpon minta tolong ke sodaranya yang di Jakarta untuk jemput sang istri, karena kelihatannya kesannya si Tuti masih setengah sadar .

Sehari kemudian setelah kembali ke Jawa , Tuti baru bisa ceritakan kejadiannya :

Doi di telpon seseorang yg mengabarkan kalau suaminya tabrak anak pejabat sampe luka luka so Tuti harus bisa menyediakan uang atau suaminya akan di dor alias di tembak sampe isded dan
“tidak boleh cerita ke orang lain” karena ada mata mata, kalau ketahuan suami akan di dor.

Langkah pertama, beli SIM card baru untuk ganti SIMcard yg sekarang, karena kalau ketahuan telpon dengan SIM card yg lama, suaminya akan dibunuh.

Trus Tuti harus cari uang untuk menebus kebebasan suami.

Tuti putar putar cari uang pinjaman selama 3 jam di kota kelahirannya itu.

Setelah dapat pinjaman 25 juta + perhiasan yg sebetulnya utk jaminan pinjam uang, kemudian Tuti naik taksi dari kota Magelang ke bandara Yogya lalu beli tiket ke jakarta.

Selama itu Tuti selalu kontak dengan seseorang via HP. sampai di jakarta naik taxi ke BSD (sesuai instruksi di HP) , trus ke ITC serahkan uang dan perhiasan…

Setelah itu putus kontak…Tuti jalan sendirian, akhirnya sampe di RS Omni dan doi tidur diruang tunggu RS tsb. Pagi pagi naik taxi ke Bandara trus bisa hubungi suami dan seperti cerita diatas ..

Akhirnya Tuti bisa diketemukan (setelah hilang dari hari sabtu jam 13:00). Tuti kondisinya sepeerti orang bingung.. dan baru setelah satu hari kemudian bisa sadar 100%.

Perlu diketahui bahwa Tuti tidak tahu jalan jalan di jakarta, karena jarang ke jakarta.

Setelah beberapa hari di rumah, dia merasa cape luar biasa. karena saat itu di magelang putar putar 3 jam untuk cari pinjaman uang , trus ke yogya dan sampai di jakarta jam 20:00 , sampe malam tidur di RS OMNI. perjalanan yg jauh

Lebih parahnya lagi, muncul gosip di kampungnya yang bilang Tuti menipu temen segerejanya 25 juta.

Tuti sedih sekali karena perhiasan mama dan mama mertua nya ditipu orang , masih harus mengembalikan uang 25 juta serta masih digosipkan menipu….

Pelajaran dari peristiwa ini, adalah hati hati hipnotis bisa lewat telpon.

Setelah peristiwa tsb ada beberapa orang lagi di Magelang tertipu dengan modus serupa .

Di solo juga ada yg kena dengan modus serupa : hipnotis lewat telpon.

Advertisements

77 responses to “Only in Indonesia : Kena Hipnotis lewat Telepon ???

  1. lilyrupiana said: Ini udah lumayan lama, aku kerja di distributor jadi kantor sering ditanya untuk konfirmasi. Pernah liat bener surat2 mobil, lengkap dengan pernyataan dari pengacara bahwa itu bukan penipuan. Ini disebarinnya memang di daerah2 kampung dimana orang gak ngerti mengenai surat2 mobil sama sekali.

    Rasanya sih aspal deh Ly, nggak mungkin surat aseli STNK berbiji biji dijadikan empan, biking barunya lumayan mahal :))

  2. lilyrupiana said: Lalu dengan pongahnya dia bilang, "Aku udah ngerasa ini penipuan kok, mana bisa dia nipu uang aku bla…." walah

    Hua..ha.ha..khas banget orang kampung…ha.ha.ha..nggak mau kalah omongan biar udah salah…hi..hi..hi..dikau nggak suruh doi traktir makan enak untuk merayakan kebaikan dikau ? :))

  3. eddyjp said: Rasanya sih aspal deh Ly, nggak mungkin surat aseli STNK berbiji biji dijadikan empan, biking barunya lumayan mahal :))

    Oh lupa, itu fotocopy-an, nama pemiliknya masih kosong. Dan ada surat penjelasan yang bahwa yang asli dikirim setelah diisi nama pemiliknya ….

  4. backyardplus544 said: Chris Hanson bersama teamnya pasang badan supaya ditipu. Semua petermuan diliput dengan camera yang disembunyikan, hubungan telpon direkam. Kemudian dibongkar kasusnya, bahkan sang penipu dikejar oleh team dan polisi. Ini suatu tontonan yang menarik.

    Bagus banget. kayaknya aku pernah nonton reality show di indo seperti ini, cuma ini mereka mengungkap orang yang nipu jadi pengemis cacat, buta, dll. Tidak ditindak sih, karena pelakunya wajahnya ditutup. Lupa judulnya apa…

  5. lilyrupiana said: Lupa judulnya apa…

    Johny Pantau…he.he.he.udah lenyap dari peredaran kayaknya, entah mengapa, padahal peminatnya cukup bagus lho.
    Beberapa kali satroni polisi yang melakukan pelanggaran, mungkin ditegor sama yang "diatas" ‘kali…he.he.he.

  6. lilyrupiana said: Oh lupa, itu fotocopy-an, nama pemiliknya masih kosong. Dan ada surat penjelasan yang bahwa yang asli dikirim setelah diisi nama pemiliknya ….

    Nah, kalo gitu lebih masuk akal Ly..he.he.he.nggak ada yang masukin akte sertifikat rumah yah ???..ha.ha.ha.

  7. lilyrupiana said: "yang maha kuasa" ya mbah?

    He..he.he..mungkin Boss dari pihak Johny ditegor sama Bossnya, karena Bossnya ditegor sama Boss dari pihak lainnya…ha.ha.ha..pusing nggak bacanya ??? :))

  8. eddyjp said: .ha.ha.ha..pusing nggak bacanya ??? :))

    Sama sekali tidak pusing, cukup bisa dimengerti. Mau tahu apa tegurannya?

    "Begitu ya begitu, tetapi jangan begitu!!"

    Ini bahasa yang cukup di mengerti di Indonesia (only).

  9. eddyjp said: Mangsud dikau "Ngono yo ngono ning ojo ngono" Ton ?..hua..ha.ha..warisan Soeharto yah :))

    Orang Pontianak so pasti memahami dan menikmati ujar2 itu. Contohnya P P cukup berjaya saat itu.

  10. eddyjp said: He..he.he..mungkin Boss dari pihak Johny ditegor sama Bossnya, karena Bossnya ditegor sama Boss dari pihak lainnya…ha.ha.ha..pusing nggak bacanya ??? :))

    ngak pusing kok… tst aja… hahahhahaa… indonesia gitu lho…… liat aja tu sekarang markus pajak ada yg ktnya sampe 300 mya…. ckckckck… ngak heran.

  11. lyan42 said: ngak pusing kok… tst aja… hahahhahaa… indonesia gitu lho…… liat aja tu sekarang markus pajak ada yg ktnya sampe 300 mya…. ckckckck… ngak heran.

    Begitulah Ly, orang bodoh bayar pajak…he.he.he.

  12. backyardplus544 said: Orang Pontianak so pasti memahami dan menikmati ujar2 itu. Contohnya P P cukup berjaya saat itu.

    He..he.he.apa mau dikatakan kerajaan cendana berjaya, dan orientasinya budaya keratonan ala kadarnya…he.he.he.
    Pepatahan seperti itu nggak bakal ada di kamus orang Quntien yang orientasnya cuman Ya atau Nggak….he.he.he.

  13. backyardplus544 said: Orang Pontianak so pasti memahami dan menikmati ujar2 itu. Contohnya P P cukup berjaya saat itu.

    Wah baru tau penipuan jenis ini om…selama ini aku sering tuh dikirimin surat menang ini menang itu….ngirim kuis aja ga pernah, bisa-bisanya dikirimin surat menang, lengkap sama fotocopy ktp aku.. kok bisa yaa ? hmmmm….

  14. moniquemeylie said: Wah baru tau penipuan jenis ini om…selama ini aku sering tuh dikirimin surat menang ini menang itu….ngirim kuis aja ga pernah, bisa-bisanya dikirimin surat menang, lengkap sama fotocopy ktp aku.. kok bisa yaa ? hmmmm….

    Wah, kalo bisa sampe KTP dikau diikutkan mungkin ada kerja sama dengan pihak pihak yang memiliki akses KTP dikau Mel, kelurahan ???

  15. eddyjp said: Wah, kalo bisa sampe KTP dikau diikutkan mungkin ada kerja sama dengan pihak pihak yang memiliki akses KTP dikau Mel, kelurahan ???

    Ah biarin aja lah, toh ga pernah di gubris ini… 😀

  16. backyardplus544 said: Di LN kok jarang dengar kasus semacam ini.Banyak bakat terpendam di TA. Alangkah baiknya untuk mendirikan sekolah atau universitas atau akademi dengan jurusan khusus hipnotis via hp. Akan banyak orang LN yang berminat.

    banyak banget Mas, pernah ada penelpon yg nyuruh, "awas kalo berani2 hang up ni telpon.." yaa daku ketawain lah, trus matiin telponnya..
    pokoknya dimanapun anda berada, selalu waspada & hati2lah selalu..

  17. trangtravel said: banyak banget Mas, pernah ada penelpon yg nyuruh, "awas kalo berani2 hang up ni telpon.." yaa daku ketawain lah, trus matiin telponnya.. pokoknya dimanapun anda berada, selalu waspada & hati2lah selalu..

    Hua..ha.ha..dikau tau Ki, setelah daku tanya detail ternyata Tuti itu adalah seorang emak yang tulus dan sedikit lugu dan penakut, dan ini adalah calon korban yang maknyus, dan selalu perempuan yang diincar.
    Masalahnya penelpon itu tak bisa membedakan antara Buaya dan BuKiki…hua..ha.ha..

  18. eddyjp said: Hua..ha.ha..dikau tau Ki, setelah daku tanya detail ternyata Tuti itu adalah seorang emak yang tulus dan sedikit lugu dan penakut, dan ini adalah calon korban yang maknyus, dan selalu perempuan yang diincar.Masalahnya penelpon itu tak bisa membedakan antara Buaya dan BuKiki…hua..ha.ha..

    hwahahaha.. daku kursusnya dari Doc Eddy loh..

  19. trangtravel said: hwahahaha.. daku kursusnya dari Doc Eddy loh..

    He..he.he..perasaan daku belon pernah biking kursus online seharga 50 rebu dengan janji pendapat 1 M per bulan deh Ki..ha.ha.ha..

  20. eddyjp said: He..he.he..perasaan daku belon pernah biking kursus online seharga 50 rebu dengan janji pendapat 1 M per bulan deh Ki..ha.ha.ha..

    huahaha.. kalo kursus nya kayak gitu, daku dari dulu dah kabur Doc..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s