Suddenly menjadi Ki Dalang Takmungkas….

Jadinya daku sangat menghormati seorang Ki Dalang maupun jadi Feremfuan, karena keduanya punya memiliki mempunyai stamina yang sangat hebats untuk sanggup memenuhi atau bahkan melewati kemewahan kuota menghabiskan jatah 10.000 kata setiap harinya…he.he..he.

Setidaknya itulah yang pesan moral yang sampai kepada daku.

Semua itu terjadi karena daku selama 3 hari 3 malam *lebay* mendalang mata pelajaran Biology buat ujian semesteran mereka.

Mulai dari hari pertama masih lumayan, cuap cuapnya cuman 3 jam, hari kedua kurang lebih 6 jam dan pada hari ketiga mulai dari jam 10 pagi sampai 10 malam minus 2 kali jam makan dan cemilan sekire 1 jam.

Dalam waktu itu daku harus men tutor 6 Bab buku pelajaran Biology 120 halaman yang sangat padat isinya dalam bahasa bule pulak, plus terminologi dalam bahasa latin yang kudu dihapalin.
Sedangkan daku sekolahnya dulu kan majoring-nya bahasa Quntien doangan ha..ha.ha..


Inilah akibatnya kalo anak masuk sekolah Bilingual sedang gurunya berbahasa Indo yang baik dan benar, tapian bahasa Linggisnya cuman pas pasan.

Ujian terakhir daku nggak ajarin, walau didalam kelas nilai mereka termasuk tinggi dibanding teman temannya tapi satu kelas jeblok semua nilainya, sehingga gurunya kelimpungan kasih remedial sekelas..ha.ha.ha..



Dahulu daku sering mendengar Koko daku sering ngomel ngomel bahwa pelajaran Biology dalam bahasa Inggris terbitan dalam negeri banyak yang salah isinya.
Doi mendapat tugas mengajari keponakan daku yang sudah SMA, yang juga sekolah Bilingual.

Ternyata hal yang serupa menimpa daku juga..

Sebagian isi dari buku Biology terbitan intern sekolah si triplets bahasa Linggisnya kadang ngaco dan isinya juga salah namun tak pernah di revisi oleh gurunya sewaktu mengajar dikelas.

Jadi terpaksa daku kudu membuka buku kamus bahasa Linggis dan halaman Internet untuk mencari referensi yang sederhana untuk membetulkannya.
Sebenarnya itu yang paling biking capek hati.

Pada hari ke 4, yakni hari Ujiannya, daku masih bangun pagi pagi untuk meneruskan bahan yang belon kelar semalam, dan dipaksa ikut mobil ke sekolah sembari bertanya jawab soal sepanjang perjalanan.


Pulangnya daku udah kecapen dan jadi malas ngomong.
You know me, daku biasanya senang berbicara dengan bahasa telepati daripada bahasa bunyi, dan biasanya menghabiskan jatah berbicara harian sebanyak 1000 kata hanya buat pasien doangan…he.he.he..

Akibatnya bisa ditebak, malamnya….
"Tumben Dok, bicaranya mesra bangets*"…
"Kok mukanya keliatannya capek bangets ya Dok"

Well, itulah dikatakan oleh pasien yang masuk ke kamar periksa semalam.
Actually, semua itu benar adanya, nggak seperti biasanya, daku bicara dengan suara yang mesra bangets alias pelan bangets…he.he..he..


Itu juga sudah daku paksa paksa diri untuk tetap berbicara dengan jelas dan lugas walau pelan dan serak serak kering…he.he.he..

Padahal 1 hari sebelonnya, si Kakak harus menyumbat earphone dikupingnya hanya sekedar supaya menghindarkan telingannya dari kerusakan akibat ter ekpose suara daku karena berada disamping daku yang sedang berbusa busa mengecuap..he.he..he..

"Pa, suaranya bisa dipelanin dikit nggak, sakit nih kuping Kakak"…ha.ha.ha..

Derita itu bertambah karena praktek kelar larut malam dan sampe di rumah sudah jam 01.00 AM dini hari.
So daku tepar deh akibatnya, dan sampe hari ini daku masih dalam status malas ngomong dan lemas tak berdaya.

Padahal sebenarnya dalam 3 hari mengajar itu, daku banyak makan cemilan bersama si triplets.


Jika musim ujian tiba, biasanya emaknya si triplets menyediakan cemilan dan banyak orderan makanan dari delivery resto by phone diluar jam makan.
Dan mereka cepat sekali menjadi lapar, sebentar sebentar mencari *alasan*makan..he.he..he..

Memang demikianlah adanya…
Mengunyah makanan sangat efektif dalam mengusir kebosanan dan kebetean anak yang sedang belajar.
Dalam sekejap saja, kebulan asap diatas kepala langsung menghilang dan mukanya kembali cerah..he.he.he.

Dan jika musim ujian tiba, banyak keajaiban yang terjadi yang tak ditemukan dalam hari hari biasa.
Misalnya saja mereka jadi rajin main pingpong setiap ada waktu senggang dikit, atau mencari cari waktu senggang..he.he.he.

Nampaknya buku pelajaran itu memang mengandung obat tidur dengan kadar yang sangat tinggi, setidaknya itu menurut daku.

Begitu mulai baca, mulailah mereka siang siang1 per satu tertidur dengan pulas sembari masih memegang buku, jika hari biasa mana mungkin kejadian..he.he.he.

Untunglah musim ujian semester lewatlah sudah, statistik menunjukkan para orang tua sangat lega dan hidup kembali normal bisa bermain internet dengan santai lagi..he.he.he.


Sekarang tak mudah lagi menjadi seorang babe di jaman di abad 21 ini.
Santai dulu ah….

Blog Entry You’re talking Too Much Doc !….

Advertisements

81 responses to “Suddenly menjadi Ki Dalang Takmungkas….

  1. eddyjp said: konon sekarang pendidikan ala Amrik sedang digugat karena kurang kompetitif dibanding belahan dunia lainnya ?

    Siapa yang menggugat?

    Sebenarnya di level pendidikan tinggi masih lumayan oke, walaupun budget untuk research dan project dikurangi karena krisis ekonomi. Research di University itu biayanya besar sekali, tetapi merangsang mahasiswa untuk benar2 peras otak menemukan sesuatu yang baru atau yang lebih baik. Biasanya selain funding dari government ada sponsor dari perusahaan juga.

    Sebagian elementary, middle school, high school ada problem. Minat murid untuk belajar habis2an kurang. Ini akibat life style masa kini. Perhatian ke celebrity yang banyak duit dan hidup enak tanpa perlu sekolah yang pinter.

    Idealnya kurikulum dari high school harus nyambung ke university. Dengan demikian di university tidak buang waktu untuk mengulang kelas dengan code dibawah 100. Siswa yang pandai bisa mulai ambil beberapa pelajaran university selama di high school.

  2. eddyjp said: orang Cina daratan ngomong bahasa Linggis, secara kosakata mereka sangat terbatas, kalo sudah begitu nanti suka suka gantinya seperti Mekadunaludo untuk Mc D..haha.ha..

    Mereka sekarang menerapkan kelas satu sd belajar bahasa Inggris.

  3. eddyjp said: orang Cina daratan ngomong bahasa Linggis, secara kosakata mereka sangat terbatas, kalo sudah begitu nanti suka suka gantinya seperti Mekadunaludo untuk Mc D..haha.ha..

    Cucu saya, orang tuanya santai saja, sedangkan saya yang cerewet. Kalau mau involve sama pelajaran cucu saya jadi sakit sendiri. Masa bodoh dah. Disuruh belajar oma disuruh leave me alone. Ditinggal sebentar nyalakan TV.

  4. shedariy said: halahh..pake bahasa Indonesia saja gak semuanya bisa terserap kok, lha kok pake enggres..

    Wakakakakak..begitulah dilemmanya An, orang njawa ngengrisnya belepotan. makanya daku kebagian pulungnya …ha.ha..ha..

  5. ellytjan said: Disuruh belajar oma disuruh leave me alone. Ditinggal sebentar nyalakan TV.

    Orang dulu bilang Tar…Sok…Sebentar..Besok..ha.ha.ha..kadang anak harus dibiarkan terjatuh sampe mukanya bengep barulah doi sadar bahwa doi kudu lebih serius belajarnya, biarkan aja Tan sekali kali biar dapat nilai jelek, jika tak mau di omongin.

  6. backyardplus544 said: Sebagian elementary, middle school, high school ada problem. Minat murid untuk belajar habis2an kurang. Ini akibat life style masa kini. Perhatian ke celebrity yang banyak duit dan hidup enak tanpa perlu sekolah yang pinter.

    Nah ini maksud daku, kalo uni terkenalnya sih oke deh.
    Jaman instan anak mencari kekayaan bukan elmu yah.

  7. lyan42 said: ngak dimana2 sama aja… klo dirumah pake telepati… emangnya orang rumah ahli nujum ya om…. (soalnya dirumah klo boss lagi sibuk… aku juga kudu ahli nujum… bt deh… ) wkwkwkwk

    Ha..ha..ha..apa mau dikata lagi Ly, jaman pacaran dulu kan dikau udah mengalami indahnya bahasa bunyi dengan sangat puas sehingga dikau mau menikah, nah sekarang gilirannya dikau belajar bahasa telepati sekaligus merangkap ahli nujum…wakakakak

  8. mmamir38 said: Trilingual, Indonesia, Inggris, Arab.Masih penasaran?

    Waktu akan berjalan cepat sekali Ed. Nanti kamu akan jadi penonton, bukan dalang lagi seperti aku sekarang.

    Anak yang sekolah tinggal satu, inipun kemungkinan tahun terakhir. Menjelang final Fall Quater sudah 3 kali tidak pulang, nginap di campus bersama teman2 kerja kelompoknya. Semua kelas berakhir dengan presentasi project yang perlu research, questioner ke user dll.

    Paling banter kita cuma bisa telpon mengingatkan jangan skip makan.

  9. eddyjp said: biarkan aja Tan sekali kali biar dapat nilai jelek, jika tak mau di omongin.

    Benar juga pernah dapat angka 4 untuk science yang perempuan, babenya dimarahi sama anak saya Meli, padahal ia sendiri tidak ada waktu ngurus anak dan babenya adalah guru science, baru sadar kalau anaknya tidak pernah belajar. Ha. ha. ha….

  10. ellytjan said: Benar juga pernah dapat angka 4 untuk science yang perempuan, babenya dimarahi sama anak saya Meli, padahal ia sendiri tidak ada waktu ngurus anak dan babenya adalah guru science, baru sadar kalau anaknya tidak pernah belajar. Ha. ha. ha….

    Orang Quntien punya pepatahan, Anak nggak tau (mengira) berapa kaya orang tuanya, Orang tua nggak tau (mengira) berapa pintar anaknya…ha.ha.ha..makanya tak indah lagi menjadi babe jaman ini, kalo dulu bsa enak enak ongkang kaki, semua tanggung jawab emaknya :))

  11. backyardplus544 said: Waktu akan berjalan cepat sekali Ed. Nanti kamu akan jadi penonton, bukan dalang lagi seperti aku sekarang.

    Semua itu akan datang waktunya memang Ton, anak akan belajar meninggalkan sarangnya dan terbang sendiri, kita senang tapi disaat bersamaan sepi menjaga sarang…he..he.he..

  12. eddyjp said: kita senang tapi disaat bersamaan sepi menjaga sarang…he..he.he..

    Nah kalau kamu takut kesepian harus ada kloter ke dua, triple lagi.Nah sudah cukup. By the time kloter kedua meninggalkan sarang kamu sudah kewalahan dikerubutin cucu.

  13. eddyjp said: kita senang tapi disaat bersamaan sepi menjaga sarang…he..he.he..

    Sebenarnya sempat berpikir begitu, daku senang rumah berantakan dan denger teriakan dan tangisan anak anak lagi, tapi umur tak mengijinkan dan dari segi biaya terlalu berat untuk menyekolahkan anak 6..ha.ha.ha..kesian emaknya cuman 1..ha.haha.

  14. eddyjp said: makanya tak indah lagi menjadi babe jaman ini, kalo dulu bsa enak enak ongkang kaki, semua tanggung jawab emaknya :))

    Jaman sekarang emak harus ikut bantu cari nafkah juga, jadi babe harus ikut ngurusi anak juga. Nyopir ke-mana2 emaknya, untuk belanja masak, cuci pakaian, dan ngantar les segala macam extra culiculer. Babenya bersih2 rumah, cuci piring, dan ngurus lawn mowing. Untungnya babenya guru kalau tidak bagaimana anak2nya. Disini hidupnya berat, tetapi ya enaknya lebih aman dibanding dengan Indo, bahasa Inggeris merupakan bahasa se-hari2 dirumah dan disekolah. Saya sudah tidak mau ikut2an campur nanti jadi ki dalang yang bawel. Tinggal melihat saja.

  15. ellytjan said: Untungnya babenya guru kalau tidak bagaimana anak2nya. Disini hidupnya berat, tetapi ya enaknya lebih aman dibanding dengan Indo, bahasa Inggeris merupakan bahasa se-hari2 dirumah dan disekolah.

    He..he.he..beruntung yah punya babe yang serba bisa dan guru sains lagi, kalo nggak ngerti tinggal tanya.
    Kapan main ke Indo lagi Tan ?

  16. eddyjp said: Kapan main ke Indo lagi Tan ?

    Iya nanti saya beri tahu pada anda. Oom tidak bisa ditinggal harus ngikut, padahal takut kena diarea dll, sebab sudah lama meninggalkan Indo kekebalan badan untuk antinya sudah tidak punya.

  17. ellytjan said: Iya nanti saya beri tahu pada anda. Oom tidak bisa ditinggal harus ngikut, padahal takut kena diarea dll, sebab sudah lama meninggalkan Indo kekebalan badan untuk antinya sudah tidak punya.

    Ha..ha.ha..nggak usah kuatir Tan, sering sering biking sambel terasi aseli dari Indo aja, jamin sampe disini nggak akan mudah kena diare, ini jurusnya Linda :))

  18. eddyjp said: sering biking sambel terasi aseli dari Indo aja, jamin sampe disini nggak akan mudah kena diare, ini jurusnya Linda :))

    Sambal terasi adalah kesukaan saya, tiap makan tempe tidak lupa makan sambal terasi, hanya germ yang menimbulkan diarea kita tidak bisa menghindari, soalnya pingin jajan terus karena sudah lama tidak makan.

  19. ellytjan said: Sambal terasi adalah kesukaan saya, tiap makan tempe tidak lupa makan sambal terasi, hanya germ yang menimbulkan diarea kita tidak bisa menghindari, soalnya pingin jajan terus karena sudah lama tidak makan.

    Nggak usah kuatir Tan, bisa coba jurus makan Yakult 2 sehari begitu sampe di Indo…he.he.he.kalo gagal kan bisa ke dokter..ha.ha.ha..

  20. ellytjan said: Bayar ongkos dokter tidak kuat, soalnya mahal. Kalau mau pergi suntik dulu vaccine anti typhus, cholera dan dysentry.

    Kalo diare sileh mampir di tempat praktek daku FOC :))

  21. ellytjan said: FOC itu singkatan apa ya Ed. Kalau ke anda saya bisa saja, tetapi sampai masuk RS pakai di- infuse segala berabekan. Nanti saya pertimbangkan kalau jadi pergi.

    Free of Charge…he..he.he..bener, kuncinya adalah penanganan segera Tan, biasa yang sampe masuk ke RS itu karena kelamaan nungguin, udah seharian.

  22. eddyjp said: Free of Charge…he..he.he..bener, kuncinya adalah penanganan segera Tan,

    Amit2 jangan sampai sakit nanti nyusahkan anak2 harus mengunjungi Indo jauh harus naik plane. Sebaiknya prevention better than cure. Lagu Halleluyah sudah bisa dibuka ditulisan biru diatas di tempat HTTP you tube.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s