Enak mana punya istri yang Pintar atau Baik Hati ??

Sudah lama Hani Switi dan daku berbeda aliran soal lebih penting mana punya istri yang baik hati atau yang pinter.

Menurut doi yang penting adalah punya istri yang baik hatinya, soalnya kalo yang pinter tapi hatinya licik bisa membawa malapetaka.

Sedangkan daku percaya kalo punya bini yang baik hati tapi bego wah, suaminya bisa cepat mati…he.he.he..

Buktinya ?

Survey penelitian “para ahli” menunjukkan bahwa suami yang punya istri pintar rata rata berusia lebih panjang dibanding dengan lelaki yang beristeri yang nggak pintar.

Alasannya sederhana saja, seorang istri yang pintar biasanya lebih pandai memilih menu makanan yang sehat untuk keluarganya.

Well, tapi sebagai efek sampingnya, perempuan yang pinter biasanya juga lebih pandai merangkai kata dan mengulang kata, alias cerewet dannnn suka mengatur karena merasa mother, eh wife always kenow the best..he.he.he..

Tentu ini bisa biking pusing 7 keliling dan bahkan kena serangan jantung sehingga usia bisa menjadi lebih pendek juga walau diet makanannya super duper bagus.

Itu adalah data statistik yang tidak terceritakan untuk kasus kasus yang usianya pendek dalam survey itu….he..he.he.

Menurut Hani Switi jika istri yang pinter ini suatu hari nanti “murtad’, maka doi bisa menimbulkan kepusingan di keluarga, semisal mengadu sanak saudara sampai semua orang menjadi tidak nyaman lagi.

Masuk akal nggak ?

Daku percaya istri yang pintar seandainya murtad, kemungkinan mengembalikan doi ke jalan yang benar masih lebih mudah, selamanya hatinya masih terbuka..he.he.he.

Kalo istri yang bego, wah sekali doi murtad, biar dikau mau panggil propesor doktor termasuk dukun kesohor, biasanya sulit sekali dikau untuk mencerahkan isi otaknya kerna ibaratnya aikiunya udah mentok sih ..ha.ha.ha.

Perdebatan yang *tidak* bermutu ini bukan hanya terjadi dengan daku saja.

Dikantornya, Hani Switi juga sering bertukar kata dengan temannya yang emak emak yang sealiran dengan daku, bahwa penting untuk mempunyai istri yang pinter.

Menurut si temen, survey membuktikan bahwa istri yang pinter bisa membantu suaminya mencari uang tambahan sehingga perekonomian keluarga menjadi lebih baik, dan tak jarang istri yang tadi hanya ingin sekedar membantu suaminya malahan lebih sukses dibanding dengan suaminya dan doi menjadi belagu dan semena mena dengan suaminya..

Eh ini termasuk efek samping yang tentunya tak doi sebutkan ..ha.ha.ha..

Oh ya ada 1 kosata yang aseli yang menarik dari Quntien :  Lausit

Jika seorang perempuan disebut Lausit artinya doi termasuk high quality jomblo, artinya doi adalah termasuk orang yang baik hati, tak suka bertengkar dengan orang lain, suka mengalah, pokoknya nggak nyusahin deh.

So, jika dikau direkomendasikan emak jodoh sebagai perempuan yang Lausit, maka kemungkinan besar dikau akan laris manis kerna itu setara dengan mendapat 5 Star di Review section  ini..he.he.he.

Nah, Hani Switi juga suka dengan perempuan yang termasuk dalam katagori ini.

Hidup akan damai dan tentram seandainya punya istri dari golongan ini.
Suatu hari doi “Pa, katanya Lausit dan Bego itu bisa beda beda tipis ya ?” ..

Well, emakku juga bilang begitu, kadang perempuan yang nggak mudah tersinggung dan tersenyum manis aja jika dihina dengan kata kata, well barangkali emang otaknya nggak nyampe sehingga doi nggak sadar bahwa dirinya sedang dikerjain..ha..ha.ha..

“Tapi, yang paling bahaya adalah perempuan yang tampangnya begok, karena kamuflase ini sangat sempurna” kata emak pada suatu hari, cukup banyak orang yang merasa dirinya pinter dikerjain oleh seseorang yang bertampang bloon 🙂

Belakangan Hani Switi sudah mulai mengendor dalam memegang teori istri yang baik hati ini, kerna emang itu serba relatif sih, dan bisa berubah ubah dan diubah, sedangkan pinter dan bego itu sudah tertulis didalam gen, nggak ada harapan untuk bisa diubah lagi..ha.ha.ha.

“Jadi daku ini termasuk yang Lausit apa Bego Pa?”

????

“Oh, kalo istri daku itu termasuk yang Pinter dan Lausit !!”

Suwer cintaku, demi langit dan bumi dan demi moore..ha..ha.ha..

Daku selalu jujur dan berkata apa adanya dari lubuk hati daku yang paling dalam dan mulia ini..ha.ha.ha..

Memang kombinasi paling Oye adalah perempuan yang Pintar dan Baik Hati.

Well, rada sulit juga untuk menemukan kombinasi tersempurna ini karena dalam kenyataannya,yang paling sering ditemukan adalah perempuan pintar yang rela “membegokan” dirinya demi menjadi pasangan yang “baik” bagi suami yang bego…ha.ha.ha..

Makanya seorang suami yang suka menanggap istrinya “bego” harus hati hati dalam menerjemahkan makna tersembunyi dari balasan istrinya yang sedang marah “Kalo ai nggak begok nggak akan kawin dengan you !!”….ha.ha.ha.

Jika dikau menunjukkan diri lebih pintar didepan suami yang bego, itu namanya dikau tidak tau menempatkan diri dan bisa menjatuhkan harkat dan martabak seorang suami yang perlu digugu dan ditiru, eh itu guru yah….ha.ha.ha.

Itu juga sekaligus untuk mengurangi penderitaan suami untuk menghabiskan energi untuk menanggapi semua pertanyaan istri pintar yang kritis yang menginginkan jawabannya mesti serba logis.

Well, namanya hubungan antar manusia, tak bisa dijawab begitu mudah seperti serial buku Mengapa Begini Mengapa Begitu milik si triplets  🙂

Sekali waktu seorang janda kembang yang masih maknyus datang berobat secara teratur karena keluhan rematiknya, doi selalu mengeluhkan betapa beratnya menjalani hidup sendiri dalam kondisi sakit begini.

Tentunya daku mengobati dan menghiburnya supaya cepat sembuh..
Setelah berkunjung beberapa kali, doi dengan manja bersabda “Dok, Ai mau deh kawin dengan dokter aja, karena dokter orangnya baik, eike kan butuh orang untuk bermanja manja jika sedang sakit begini ”

Demi mendengar ini daku tertawa terbahak bahak, doi keheranan ” kok malah ketawa gitu sih ?”

“Lha iya, istri daku yang udah puluhan tahun aja tidak pernah berharapkan kemewahan pelayanan VVIP seperti itu..ha.ha.ha…”

Well, abis itu doi tak jadi melamar daku dan meneruskan pengobatannya sampai sembuh.

Suatu ketika ada angin tak ada badai, suatu malam malam daku menerima SMS dari seorang
prens  yang baru saja berkontak lagi dengan daku setelah sekian puluhan tahun lamanya…

“Ed, elo sedang baik hati dan tidak sombong nggak ?”

“Tentu, emang kenapa Nik ?”

“Pinjemin gue duit bangsa 5 jeti dong ?”

Gubraks…

Jadi sebenarnya daku ini dianggap baik hati atau begok ya ? ha..ha.ha..

Advertisements

105 responses to “Enak mana punya istri yang Pintar atau Baik Hati ??

  1. lindungganteng said: Waktu sudah mulai kerja, dakoe barusan belajar karena bahasa hokkian dijadikan bahasa "sandi/kode" kalo ngomongin rahasia perusahaan…. Hehehehehehe

    hahahahaha …. itu knapa pula pake gambar Hong Hak ya … hahahaha ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s