That’s Why Daku tak rayakan Father’s Day…

Katanya sih Father’s Day is a celebration honoring fathers and celebrating fatherhood, paternal bonds, and the influence of fathers in society.

Ah, masak sih ??? 🙂

Bagi daku ini sih akibat dari konspirasisasi yang menyebabkan Labil Ekonomi dalam kaidah bahasa Vickyisasi…he..he.he..

Awal mulanya ide Hari Babe ini muncul dari keinginan tulus seorang anak perempuan bernama  Sonora Smart Dodd yang ingin merayakan jasa babenya,William Jackson Smart pada tahun 1910 di kampung Spokane, Washington.

Sang babe dianggap sukses membesarkan 6 orang anaknya seorang diri alias single parent yang merangkap jabatan  emak dan babe sekaligus.

So sebenarnya si Sonora ingin rayakan sisi seorang emak yang selama ini diemban oleh ayahnya pada  Mother’s Day tapi sayangnya tak mungkin kejadian..

Mana mungkin sang babe bersedia meniru aktor Robin Williams didandanin jadi Mrs Doubfire hanya sekedar supaya anaknya bisa merayakan hari Mother’s day ? wakakakakak

Mrs. Doubtfire - robin-williams Photo

foto milik sini

Makanya kemudian si Sonora mengusulkan perlunya Hari Babe.
Langsung saja  industri kebutuhan lelaki seperti dasi, pipa tembakau dan rokok dan lain lainnya  mendukung penuh karena menguntungkan usaha dagang mereka bukan ?

Sayangnya di jaman itu, sebagian besar masyarakat Amrik menolak Hari Babe. Bahkan surat kabar tak jarang secara sinis dan  menyerang perayaan ini dengan jokes yang sarkastik.

Aneh ? Tidak juga sih sebenarnya…

Kaum lelaki itu adalah mahluk yang mulia dan tau diri, mereka berbeda dengan kaum feremfuan yang senang dipuja puji dan diberikan harapan tak berujung, kaum lelaki lebih realistis dan bijak dalam melihat hidup ini….

Logikanya begini…
Seorang lelaki menghamili seorang feremfuan..eh menyebabkan  hamil..eh, whateverlah..ha.ha.ha. yu kenow what I mean.

Lalu sang wanita yang bersusah payah selama sembilan bulan 10 hari 10 menit dan 10 detik kemudian kesakitan saat melahirkan.
Walau ada tehnik hipnobirth, waterbirth, atau operasi cesar melahirkan untuk meniadakan rasa sakit selama melahirkan, toh tetap saja udahannya tetap sakit, belon lagi kalo apes mendapat komplikasi sampai isded.

Kemudian si anak yang lahir nempel sama emaknya selama 24 seven  sepanjang tahun nggak pake cuti, menyusuinya dan merawatnya.

Lalu apa yang bisa dilakukan oleh seorang Babe adalah men“support” sang istri, kemudian sebagai lelaki bangga hati karenanya ??? 🙂

Well, bagi daku itu seorang babe hanyalah pelengkap  dalam sebuah kalimat panjang..
Kan sudah sepantas dan sewajarnya memberikan dukungan penuh, mengingat akan perbuatan yang dilakukan oleh seorang lelaki kepada seorang anak perempuan baik baik..ha.ha.ha..

Atau mungkin mirip begini…
Sekarang ini, tukang tempe dan tahu yang sedang mogoks berproduksi di negeri ini gara gara pemerintah nggak becus mengatur supply kedelai untuk kesekian kalinya, sehingga harga kedelai melonjak tinggi.

Tanpa tukang tahu tempe itu, negara bisa kacau karena menyangkut hidup masyarakat banyak untuk kebutuhan makanan bergizi nan murah di republik komodo ini.

Tapi pernahkan dikau mendengar koperasi pengrajin tahu tempe lebay minta merayakan Hari Tahu Tempe sebagai hari libur nasional untuk memperingati jasa mereka ? Tidak eh Belum Pernah kan ?

Mereka hanya minta harga kedelai yang wajar supaya tetap bisa berproduksi.
Wong mereka tau bahwa mereka melakukannya demi perutnya kok, walau secara tak langsung pekerjaan mereka berdampak besar bagi kehidupan orang banyak.

Ini berlaku juga semua pekerjaan di dunia ini, termasuk menjadi seorang babe juga sebuah pekerjaan, dalam hal ini dikau sekalian membuat anak supaya species manusia tak punah..ha.ha.ha.

Maka dari itu, menurut daku merayakan hari babe adalah sesuatu yang lebay..

Faktanya begini, emang seberapa tinggi dikau menganggap jasa dikau didalam sebuah keluarga ?

Lha semua dirty works dirumah, kebanyakan yang mengerjakannya adalah istri .

So dari sisi daku, daku hanyalah seorang penggembira saja, yes, penggembira,sebab urusan main sama anak, daku bagiannya, giliran susahnya termasuk nidurin anak, well itu bagian emaknya 🙂

Bukan maunya daku, sebab jika daku menemani anak tidur pasti yang tertidur duluan adalah babenya, si triplets begitu liat babenya ngorok, keluar cari emaknya, yang mana daripada ngomel ngomel akhirnya yang nidurin anak anak,sedang babenya disuruh  keluar dari kamar, yang lalu nongkrongin filem seri kesukaan di tipi.

So nggak usahlah melebih lebihkan akan jasa seorang Babe 🙂

Konon menurut penelitian anak yang tumbuh tanpa seorang ayah alias kehilangan figure seorang ayah akan tumbuh tak sempurna, tapi rasanya tak kalah banyaknya anak yang menjadi rusak karena kelakuan buruk ayahnya bukan ? 🙂 🙂

Fathers-day-2013-front-pic

image belong to here

Seorang babe berjasa mencari nafkah bagi keluarganya ?

Walah di jaman emansipasi ini, sudah lumrah emak dan babe kerja 2 2 nya sebagai pencari nafkah bagi keluarganya.

Seandainya jika temasuk 1 1 nya penafkah dirumah,  itu sih sudah sepantas dan sewajarnya sebab dikau nekads bawa kabur anak gadis orang untuk dipaksa hidup bersama dikau menjadi ratu rumah tangga dirumah..ha.ha.ha..

Lagian lebih capek pekerjaan rumah tangga bukan ?
So tetap kepengen juga merayakan Father’s Day karena merasa mempunyai ayah teladan, kapan waktunya ?

Walau di Amrik dirayakannya Minggu ke 3 dari bulan Juni, dan negara lainnya  di dunia ini ada yang merayakannya di bulan Maret sampai Desember.

Tetapi sesungguhnya saat yang tepat merayakan Hari Babe adalah yang seperti  si gadis Sonora usulkan adalah tanggal 5 Juni alias hari ultah babenya.

So menurut daku saat yang tepat merayakannya adalah di hari Ulang tahun babe tercinta masing masing, yang artinya khusus dan spesial bagi setiap Babe yang menjadi suri tauladan bagi keluarganya tercinta.

Jika dikau merayakannya di hari lain, jangan salahkan jika seseorang dungu dan kampungan seperti daku mengira dikau punya babe lain selain yang ada bersama dikau dirumah sekarang…ha.ha.ha..

Just kidding yah 🙂 🙂 🙂

Advertisements

18 responses to “That’s Why Daku tak rayakan Father’s Day…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s