Heboh hebohan Tes Keperjakaan dan Tes Keperawanan ..

Seorang prens bertanya “Apa bener  satu satunya cara untuk mengecek Keperjakaan seorang laki laki hanya dengan Mengetok Lututnya ?”

Hmm ????

” Emangnya  bener para dokter bisa menilainya dari KOPONG nggaknya lutut ???”

Wah, pasti prens daku itu mengikuti panasnya berita tentang kontroversi Tes Keperawanan di koran dan situs berita Indonesia yang tentunya menyebabkan orang bertanya, ” Ada nggak Tes Keperjakaan ? ”

Tes Keperjakaan

Sekelebat ingatan daku kembali ke suatu siang yang panas di sekitar tahun 79 an, seorang prens SMP daku Adam, datang tergopoh gopoh dengan kabar yang sangat mencengangkan….

“Eh, kalian udah pada tau belon kalo nanti ingin punya SIM C akan di test dulu keperjakaanya, caranya kita diketok  tempurung kakinya !”.

Well, sekumpulan kaum remaja yang otaknya baru naik sampai ke dengkul itu antara percaya nggak percaya, spontan bertanya “Emang apa hubungannya, Adam ?”

“Iya, kalau di tes kopong artinya kurang oli didalamnya, itu bisa macet mendadak jika dipake buat ngerem lho ! ” Adam.

Menurut prens daku itu, test ini berkaitan erat dengan kemampuan refleks seorang lelaki mengerem motornya jika mendadak.  🙂 🙂 🙂

Well, kabar yang menakjubkan ini membuaat sekumpulan anak remaja lelaki puber itu saling liat liatan, karena di jaman itu yang sering melakukan mastrubasi atau bahkan pernah mimpi basahpun dianggap udah gak perjaka ..ha.ha.ha.

Knee Jerk Reflex from AnimateIt.net

Source : Here

Sampai sekarang daku masih heran, entah darimana asal usul kepercayaan massal bahwa Dokter bisa meramalkan Keperjakaan seseorang hanya dengan cara Mengetok Dengkul, lalu melakukan catatan dan perhitungan khusus.

Apakah itu seorang tukang kelapa ?

Daku ingat banget, semasa SD dulu…
Oma kesayangan daku, seorang pembuat eskelempotong alias es krim potong di Quntien  selalu memilih kelapa yang dibelinya dengan mengetok tempurungnya sambil mendekatnya ke telinga untuk mendengarkan bunyinya.

Begitu ingatan masa kecil daku yang membahagiakan itu….

Tapi saat daku bertanya kepada Om daku yang pernah berbisnis kelapa, doi bersabda “You masih muda tapi ingatannya udah eror banget Ed, mana bisa kelapa diketok untuk tau tua mudanya “.

Oh ya ???

“Cara ini sih cuman bisa dipakai buat pilih Duren, kalo duren ketok pake parang beg beg beg artinya dagingnya padat, oke punya!” si Om mencontohkan.

Whattt ????
Hua..ha.ha..

Maklumlah, antara kenangan indah masa kecil dan kenyataan kadang tidak sinkron..ha.ha.ha.

“Pilih kelapa  itu cukup di goyang Ed, kalo kelapanya muda digoyang nggak bunyi gemericik air karena masih penuh, kalo digoyang bunyi air artinya kelapanya tua” Om.

“Ada apa, You juga mau bisnis jualan kelapa ? kalo orang biking kue perlunya kelapa muda, kalo kelapa tua yang udah kecubungan bisa dijual ke warung nasi padang, santannya pekat” Om lagi.

Daku iya iya aja, gak mungkin dong daku cerita ke Om kalo daku sedang belajar membedakan calon Perjaka dari dengerin bunyi dengkulnya..ha.ha.ha..

Ehm, jadi tersangkanya bukan tukang kelapa,  jangan jangan itu tukang duren ?.ha.ha.ha.

Source : Here

Sampai saat ini tak seorang dokterpun yang bisa membuktikan seseorang masih perjaka atau tidak kecuali yang bersangkutan dengan jujur mengakuinya 🙂

Dan payahnya lagi, kadang lelaki itu suka ngibul dan nggak tau malu, bisa saja doi masih perjaka tapi ngaku udah nggak perjaka cuman buat keren kerenan aja. 🙂

Nah, “Apakah benar Uji Keperawanan lebih gampang ?” prens daku terus bertanya.

Well, berbeda dengan lelaki, gadis di Indo jika mereka harus berbohong so pasti serempak ngaku masih perawan ha..ha.ha..sebab dunia tak pernah ramah dan semena mena memberi judgement kepada mereka.

Jika seorang gadis menikah dan ternyata tidak perawan lagi, konon bisa dipermasalahkan oleh setiap  7 dari 10 pria Indonesia…

Diperkirakan sekitar 30 % anak gadis tidak mengeluarkan darah saat pertama kalinya berhubungan eseks either hymennya sangat elastis, or emang udah sobek sendiri  kegiatan olah raga atau karena kecelakaan.

Life is not fair, jika seorang perempuan kehilangan virginity  dan pada saat yang sama seorang lelaki kehilangan Keperkasaannya, kenapa harus perempuan yang menjadi sorotan yah ?

Pertama kali nya daku terlibat dalam urusan pertanyaan perawan tidaknya seorang  gadis adalah saat daku sedang coscap di bagian Obgyn alias Kebidanan dan Kandungan.

Well, dikau boleh saja mencibirkan bibir bahwa nggak penting banget deh mempersoalkan perawan nggaknya seorang perempuan, tapi para calon dukun perlu belajar untuk visum.

Sang gadis yang datang  sendiri menyodorkan diri sebagai sebuah pertanyaan yang harus dijawab, perawan ATAU tidak ?
Catatan : ATAU itu tidak termasuk pilihan jawaban . 🙂

Saat itu ada saja anak gadis yang datang ke bagian Kebidanan  untuk memeriksakan diri untuk memastikan dirinya masih perawan atau tidak.

Soal alasan, beberapa jelas dan beberapa tidak  mengemukakan dengan jelas kenapa doi sampe perlu memeriksakan keorisinalitas alam semestanya.

Menurut seksolog terkenal Prof Wimpie Pangkahila..
Hanya dukun yang canggih saja yang bisa mempunyai keahlian membedakan antara perawan dan tidak , daku rasa dosen Obgyn daku yang jam terbangnya sangat tinggi itu one of them.

Bisa dibayangkan jika salah “baca”,apa yang bisa terjadi pada nasib seorang gadis.
Apakah peramal akan memasang plank bahwa Nasib,Karir dan Percintaan terletak pada selembar selaput virginty ?

Tak jarang, setelah diperiksa, dan ternyata masih oke, sang gadis minta dibuatkan SKMP Surat Keterangan Masih Perawan alias Kartu Garansi Virginity gitu kali yah. 🙂 🙂 🙂

Sayangnya, maksud baik itu tak bisa dipenuhi, kecuali ada permintaan visum resmi dari kepolisian dan laporannya hanya mencantumkan bahwa sang selaput hymen utuh atau sobek dengan perkiraan penyebabnya, tidak akan ada kata kata Perawan atau Janda disitu. 🙂

Issue test keperawanan ini muncul hilang timbul di Indo dan selalu menyebabkan kontroversi setiap kalinya, mulai dari sebagai syarat masuk sekolah SMP dan SMA sampai sekarang ini masuk Polwan, sampai sampai berita ini masuk radar Human Rights Watch, sungguh memprihatinkan.

Prens daku turut prihatin “Ada nggak sih test Keperawanan yang lebih gampang dan praktis ?”

Hmm, ada dong !

“Oh ya ? beneran, gimana caranya ?”

Test Dengkul sederhana ini bisa dilakukan oleh dokter gigi, kalo nggak ada  tukang gigi pun atau siapapun asal dilatih dengan baik.

Step 1.
Silahkan sang calon perawan tiduran dengan nyaman di kursi pemeriksaan lalu
giginya dibersihkan dengan semprotan pembersih karang gigi yang suka biking ngilu sampai ke kaki rasanya, atau lebih bagus lagi jika ada gigi yang bisa ditambal, tapi paling bagus jika ada gigi rusak yang perlu dicabut.

Step2.

Perhatikan reaksi kedua dengkul kakinya sang dokter gigi beraksi….
Jika kedua kaki menjepit dengan kencangnya menurut statistik kemungkinan besar penuh kepastian doi masih perawan ting ting, seandainya kedua kaki malah membuka dengan lebarnya, kemungkinan besar doi sudah janda kembang kol. 🙂 🙂 🙂

Garing ? ha..ha.ha..itu hasil membaca Text Book Humor ..ha.ha.ha…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s